Ekonomi . 13/12/2025, 21:43 WIB

GILA! Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Tembus Rp92,9 Triliun, Begini Kata OJK

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren kenaikan signifikan pada utang pinjaman online (pinjol) di Indonesia. Hingga Oktober 2025, nilai outstanding pembiayaan financial technology peer to peer lending (fintech lending) tercatat terus menanjak, bahkan menembus angka Rp 92,92 triliun.

Data ini disampaikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Desember 2025.

“Outstanding pembiayaan pada Oktober 2025 tumbuh 23,86 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan nominal sebesar Rp 92,92 triliun,” ujar Agusman, Kamis (11/12/2025).

Angka pertumbuhan outstanding pinjol sebesar 23,86 persen yoy ini terbilang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 22,16 persen yoy.

Artinya, laju penyaluran pinjaman online masih terus menguat meski ekonomi global dan domestik menghadapi berbagai tantangan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa layanan fintech lending masih menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan, baik untuk konsumsi maupun keperluan produktif.

Di tengah lonjakan nilai pinjaman, OJK menegaskan bahwa kualitas pembiayaan fintech lending masih relatif terjaga. Hal ini tercermin dari tingkat risiko kredit macet agregat atau TWP90 (Tingkat Wanprestasi 90 hari).

Pada Oktober 2025, TWP90 tercatat sebesar 2,76 persen, lebih rendah dibandingkan bulan September yang berada di level 2,82 persen.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa meskipun nilai pinjaman meningkat, kemampuan bayar debitur secara umum masih berada dalam batas aman.

Paylater Melonjak Tajam, Tembus Rp10,85 Triliun

Selain pinjol, OJK juga mencatat lonjakan signifikan pada layanan beli sekarang bayar nanti (buy now pay later/BNPL) atau paylater yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan.

Hingga Oktober 2025, outstanding pembiayaan paylater mencapai Rp 10,85 triliun, tumbuh 69,71 persen secara tahunan.

Meski tetap tinggi, pertumbuhan ini mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 88,65 persen yoy.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com