Nasional . 15/12/2025, 18:51 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Seluruh desain jembatan telah melalui:
Pemodelan simulasi gempa
Uji terowongan angin
Perhitungan beban dinamis dan statis
Ke depan, jembatan ini juga akan dilengkapi sensor strain gauge dan LVDT (Linear Variable Differential Transformer) guna memantau kondisi struktur secara real-time, sehingga keamanan pengunjung bisa terus terjaga.
Menurut Pietoyo, proses pembangunan Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi menghadirkan tantangan teknis yang cukup kompleks. Selain lokasi yang berada di ketinggian, metode konstruksi juga membutuhkan teknologi dan peralatan khusus.
Beberapa tahapan krusial dalam proses pembangunan antara lain:
Penggunaan crane berkapasitas 180 ton
Pemasangan suspension cable
Pembangunan temporary tower sebagai penyangga sementara struktur
Semua tahapan tersebut dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan mutu dan keselamatan konstruksi.
Untuk menjaga kualitas lantai kaca sekaligus meningkatkan keamanan, pengelola nantinya akan mewajibkan pengunjung menggunakan pelindung alas kaki berbahan karet.
Langkah ini bertujuan untuk:
Mencegah goresan pada permukaan kaca
Mengurangi risiko tergelincir
Menjaga daya tahan struktur lantai kaca dalam jangka panjang
Dengan standar operasional ini, pengelola berharap jembatan tetap aman dan nyaman digunakan oleh wisatawan dari berbagai kalangan.
Lebih dari sekadar ikon baru, Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi diharapkan menjadi alternatif tujuan wisata yang mampu menyebar arus pengunjung di wilayah Bogor.
Selama ini, kawasan Puncak kerap menjadi titik kemacetan parah saat musim liburan. Kehadiran destinasi baru di Sukamahi diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi pariwisata.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media