Dominasi Pulau Jawa ini turut memengaruhi kepadatan lalu lintas, terutama di jalur-jalur penghubung antarkota dan antarprovinsi.
Ruas Tol Favorit Berpotensi Padat
Kemenhub secara khusus menyoroti sejumlah ruas tol yang diprediksi mengalami peningkatan volume lalu lintas secara signifikan. Ruas-ruas tersebut antara lain:
-
Tol Jakarta–Cikampek
-
Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi)
-
Tol Cipali
-
Tol Semarang–Solo
-
Tol Surabaya–Gempol
Menurut Aan, jalan tol masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalur arteri biasa.
“Jalan tol menjadi favorit, terutama Jakarta–Cikampek. Karena itu, strategi pengelolaan lalu lintas di jalan tol dan jalan arteri harus dipersiapkan secara matang melalui sinergi dan kolaborasi,” tegasnya.
Imbauan Kemenhub: Persiapan Perjalanan Jadi Kunci
Menghadapi lonjakan pergerakan Nataru, Kemenhub mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan sebaik mungkin demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Beberapa hal penting yang ditekankan antara lain:
-
Memastikan kelengkapan administrasi kendaraan
-
Mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum berangkat
-
Mematuhi seluruh aturan lalu lintas
-
Menghindari perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memanfaatkan angkutan umum resmi yang telah menjalani uji kelaikan atau rampcheck.
Untuk pengguna penyeberangan, Kemenhub mengingatkan agar membeli tiket maksimal H-1 keberangkatan serta memastikan kondisi tubuh cukup istirahat sebelum melakukan perjalanan.
Jasa Marga Siap Dukung Kelancaran Nataru
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama Nataru.