Megapolitan . 19/12/2025, 15:54 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Kehadiran Call Center 112 sebagai nomor panggilan darurat Kota Tangerang semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1.060 laporan gawat darurat telah masuk dan ditangani dengan cepat oleh instansi terkait, terutama dalam hal evakuasi hewan dan layanan medis.
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Muhammad Iqbal Santoso menyatakan, jumlah laporan yang banyak merupakan bukti kepercayaan tinggi warga terhadap kecepatan respons pemerintah daerah. Hal itu diungkapkannya pada Kamis (
"Dari total 1.060 laporan, panggilan terbanyak didominasi oleh permintaan evakuasi hewan yang ditangani langsung oleh BPBD, perangkat daerah terkait, serta kebutuhan layanan ambulans gratis," ujar Iqbal.
Fenomena evakuasi hewan bahkan menjadi salah satu layanan paling sering diminta. Personel BPBD dikerahkan untuk menangani berbagai gangguan hewan berbahaya, mulai dari sarang tawon, ular di dalam rumah, hingga hewan liar yang memasuki permukiman warga.
Keberhasilan penanganan semua laporan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari sistem integrasi yang dikelola oleh Ruang Kendali Kota. Setiap laporan yang masuk segera diklasifikasikan dan diteruskan kepada petugas lapangan dalam waktu singkat.
Selain evakuasi hewan, akses kesehatan cepat melalui ambulans gratis juga menjadi prioritas. Layanan ini mencakup penanganan pasien darurat maupun korban kecelakaan di seluruh wilayah Kota Tangerang.
"Kami terus berkomitmen memastikan setiap panggilan segera ditindaklanjuti. Koordinasi antara operator di ruang kendali dengan petugas BPBD dan tim medis adalah kunci keberhasilan," tambah Iqbal.
Pemerintah Kota Tangerang kembali mengingatkan warga untuk tidak ragu menghubungi 112 saat menghadapi situasi darurat. Layanan ini dapat diakses secara gratis selama 24 jam melalui operator seluler manapun, tanpa perlu khawatir kehabisan pulsa.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media