Nasional . 23/12/2025, 20:37 WIB

Update Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh: Korban Jiwa Tembus 1.112 Orang

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Jumlah korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus mengalami peningkatan.

Hingga Selasa 23 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia telah mencapai 1.112 jiwa.

Angka tersebut menunjukkan bertambahnya enam korban jiwa dibandingkan laporan sebelumnya, menandakan bahwa dampak bencana hidrometeorologi ini masih sangat serius dan proses evakuasi di lapangan belum sepenuhnya selesai.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan belasungkawa mendalam atas terus bertambahnya korban jiwa dalam rangkaian bencana ini.

“Korban meninggal dunia bertambah enam jiwa. Sekali lagi, ini tentu saja kita, Pemerintah, Pemerintah Daerah dan segenap entitas yang terlibat dalam operasi pemulihan ini mengucapkan simpati dan bela sungkawa yang mendalam. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,” ujar Abdul dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (23/12).

BNPB menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, terus berupaya maksimal dalam proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Selain korban meninggal dunia, jumlah korban hilang juga mengalami peningkatan. BNPB mencatat terdapat 176 orang yang hingga kini masih dinyatakan hilang, bertambah satu orang dari data sebelumnya.

“Kita mendapatkan tambahan satu nama sehingga hari ini terdapat 176 jiwa yang masih terus dilakukan pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan di tiga provinsi,” jelas Abdul Muhari.

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan unsur pemerintah daerah, masih terus melakukan pencarian di lokasi-lokasi terdampak, meski menghadapi tantangan berat berupa medan sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Dampak banjir dan longsor tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga memaksa ratusan ribu warga meninggalkan rumah mereka. BNPB mencatat jumlah pengungsi mencapai 498.447 jiwa yang tersebar di berbagai titik pengungsian di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Sebagian pengungsi masih berada di pos-pos pengungsian, sementara lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat atau keluarga.

Abdul Muhari memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan, air bersih, dan sandang, terus dipenuhi oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan terkait.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com