Megapolitan . 01/01/2026, 19:34 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Polres Tangerang Selatan Polda Metro Jaya mengeluarkan klarifikasi terkait postingan viral soal dugaan kekerasan terhadap Muhammad Hisyam (12) siswa di SMPN 19 Kota Tangerang Selatan yang telah meninggal dunia.
Polisi menyatakan, penyebab kematian korban diduga akibat penyakit, dan penyelidikan perkara telah dihentikan setelah dilakukan proses diversi antara pihak korban dan anak terduga.
"Pihak korban telah menerima santunan, sedangkan anak terduga usia 13 tahun (teman sekelas korban) telah mendapatkan pendampingan dari pekerja sosial Kota Tangerang Selatan," terang Kapolresta Tangerang AKBP Victor DH Inkiriwang, Kamis (1/1/2026).
Dasar dan Latar Belakang Perkara
Perkara ini muncul setelah akun Instagram @seputartangsel memposting dugaan pembullyan pada Senin (10/11/2025). Pada saat yang sama, akun @ikirizyoi_ juga menyebarkan informasi terkait peristiwa tersebut, yang kemudian menjadi dasar pembuatan Laporan Informasi Nomor LI / 143 / XI / RES.1.24. / 2025 / Satreskrim.
"Kejadian diduga terjadi pada tanggal 20 Oktober 2025 di SMPN 19 Kota Tangerang Selatan," imbuhnya.
Tahapan Penanganan yang Dilakukan
Setelah informasi viral, langkah-langkah penanganan segera dilakukan oleh penyelidik Unit V Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel:
- 10 November 2025: Petugas mendatangi RS Fatmawati dan menemukan korban dirawat di ruang rawat inap, kemudian membuat laporan informasi.
- 11 November 2025: Penyelidik bersama UPTD PPA Tangsel dan KPAI melakukan kunjungan ke SMPN 19 Tangsel serta mewawancarai teman sekelas korban.
- 12 November 2025: Dilakukan klarifikasi terhadap wali kelas dan guru BK, serta kunjungan ke rumah anak terduga untuk bertemu orang tuanya.
- 13 November 2025: Dari hasil MRI di RS Fatmawati ditemukan tumor otak kecil korban yang mengganggu saraf mata.
- 14 November 2025: Penyelidik mengumpulkan hasil pemeriksaan medis dari Klinik Mata Ophthalmikya, RS Permata Pamulang, dan RS Columbia Asia BSD.
- 16 November 2025: Korban meninggal dunia di RS Fatmawati dengan diagnosa tumor pada batang otak.
- 17 November 2025: Dari klarifikasi dengan kepala sekolah dan saksi ditemukan fakta bahwa tangan anak terduga secara tidak sengaja mengenai kepala korban yang kemudian terbentur meja saat melewati bagian belakang tubuh korban.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media