Nasional . 01/01/2026, 08:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Presiden juga menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan para menteri untuk turun langsung ke wilayah terdampak.
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap hadir mendampingi masyarakat yang terdampak musibah.
Penegasan itu disampaikan saat Presiden memberikan sambutan di posko pengungsian Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu 31 Desember 2025.
Di hadapan warga, Prabowo menekankan bahwa negara tidak akan meninggalkan rakyatnya dalam situasi sulit.
“Dan percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo.
Presiden juga menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan para menteri untuk turun langsung ke wilayah terdampak.
Penugasan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi di lapangan, memantau penanganan, serta melihat langsung perkembangan yang terjadi. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada rakyat.
Selain itu, Kepala Negara mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur, menjaga kesehatan, dan memelihara semangat dalam menghadapi cobaan. Ia menilai keikhlasan, keteguhan jiwa, serta sikap saling menguatkan menjadi kunci penting dalam menghadapi musibah.
“Kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” ucap Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, indah, dan makmur, namun tetap harus waspada terhadap kondisi alam.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan serta tidak merusaknya, karena alam kerap menghadirkan tantangan bagi kehidupan manusia.
Prabowo kembali menegaskan tekad pemerintah untuk membantu rakyat dengan seluruh kemampuan yang dimiliki.
“Itu tujuan dari pemerintah Republik Indonesia. Itu tugas kami, kami dipilih oleh rakyat, untuk bekerja untuk rakyat. Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” ucap Kepala Negara.
Dalam laporannya, Presiden menyebutkan adanya perkembangan positif dalam penanganan wilayah terdampak, khususnya desa-desa yang sebelumnya terisolir di Tapanuli Selatan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat ini tidak lagi terdapat desa yang terisolir di Kabupaten Tapanuli Selatan, sementara akses di wilayah Sumatera Utara secara umum juga mengalami perbaikan signifikan. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media