Nasional . 02/01/2026, 14:56 WIB

Nilai Matematika TKA SMA 2025 Jeblok, Ini Daftar 38 Provinsi dengan Skor Tertinggi hingga Terendah

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA sederajat tahun 2025 kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, nilai matematika wajib secara nasional tercatat masih tergolong rendah.

Dari skala 100, nilai rata-rata nasional hanya berada di angka 36, sebuah capaian yang menunjukkan tantangan besar dalam pembelajaran matematika di Indonesia.

Meski begitu, di tengah capaian nasional yang tergolong jeblok, terdapat sejumlah provinsi yang mampu mencatatkan nilai rata-rata matematika lebih tinggi dibanding daerah lain.

Data resmi yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan adanya kesenjangan capaian akademik antardaerah yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Kemendikdasmen, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi dengan nilai matematika wajib TKA SMA 2025 tertinggi secara nasional, yakni 43,09 dari skala 100.

Capaian ini menempatkan DIY sebagai daerah dengan performa akademik matematika paling menonjol dibandingkan 37 provinsi lainnya.

Di posisi kedua, DKI Jakarta mencatatkan nilai rata-rata 40,18, disusul Jawa Tengah dengan skor 39,16. Selanjutnya, Jawa Timur berada di peringkat keempat dengan nilai 38,15, diikuti Bali yang mencatat skor 37,92.

Beberapa provinsi di luar Pulau Jawa juga berhasil menembus daftar 10 besar, seperti Sumatera Barat, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, yang menunjukkan bahwa capaian akademik matematika tidak hanya terpusat di wilayah tertentu saja.

Menanggapi hasil TKA 2025, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen), Toni Toharudin, menegaskan bahwa TKA bukanlah alat untuk memberi label, peringkat, atau stigma kepada murid.

Menurut Toni, TKA merupakan bagian dari sistem asesmen nasional yang berorientasi pada perbaikan mutu pembelajaran, bukan kompetisi antarindividu.

“Hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label atau peringkat kepada murid, melainkan sebagai gambaran capaian kemampuan akademik yang dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah dalam merancang tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat sasaran,” ujar Toni dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan, hasil asesmen ini justru menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah dan pemerintah daerah untuk memperbaiki strategi pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran yang masih lemah seperti matematika.

Lebih lanjut, Toni menegaskan bahwa pengelolaan dan pengumuman hasil TKA dilakukan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Hal ini dilakukan untuk menjaga keakuratan data sekaligus melindungi hak peserta didik.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com