Usaha Kuliner di Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Omzet Perlahan Membaik Pascabanjir

news.fin.co.id - 02/01/2026, 13:54 WIB

Usaha Kuliner di Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Omzet Perlahan Membaik Pascabanjir

Aktivitas ekonomi warga Aceh Tamiang, Aceh, menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah banjir besar yang terjadi sekitar sebulan lalu.

fin.co.id - Aktivitas ekonomi warga Aceh Tamiang, Aceh, menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah banjir besar yang terjadi sekitar sebulan lalu. Di tengah upaya bangkit dari dampak bencana, Rumah Makan Salero Awak milik Ibu Arnis kembali beroperasi dan mulai mencatat pergerakan omzet.

Ibu Arnis mengatakan, rumah makannya baru kembali dibuka sekitar enam hari terakhir. Sebelumnya, ia harus melalui proses pembersihan yang tidak singkat akibat sisa banjir yang menggenangi tempat usahanya. Lumpur setinggi hampir satu meter memenuhi ruangan dan membuat peralatan dapur serta perabotan berada dalam kondisi berantakan.

"Tiga minggu (pembersihan). Seminggu kita dengan nyorong (bersihkan) lumpurnya saja. Lumpurnya sedalam satu meter. Posisi alat-alat berserakan. Meja di atas meja, lemari di atas meja,” tutur Arnis, Jumat, 2 Januari 2026.

Meski menghadapi kerusakan cukup parah, Arnis memilih menyikapi musibah tersebut dengan keteguhan dan keikhlasan. Ia memandang bencana sebagai ujian yang harus diterima dengan lapang dada.

Advertisement

“Kalau nengok apa, sedih ya, tapi itu hanya titipan kan. Kita kembalikan saja ke Yang Kuasa,” ujarnya.

Dorongan untuk kembali membuka usaha juga lahir dari kepeduliannya terhadap para karyawan. Arnis menyebutkan, ia mempekerjakan 15 orang, sebagian besar di antaranya merupakan janda dan warga dengan kondisi ekonomi terbatas. Tak sedikit dari mereka yang turut kehilangan tempat tinggal akibat banjir.

“Dengan nengok pada karyawan saya, rata-rata rumahnya hilang. Habis. Itulah yang membuat ibu bangkit. Rasa kemanusiaan. Kalau gak bangkit kembali, kita mau kasih makan apa. Itulah yang membuat semangat ibu kembali,” ucapnya.

Berkat bantuan petugas Pekerjaan Umum (PU) serta relawan, rumah makan tersebut akhirnya bisa kembali melayani pelanggan. Walaupun masih beroperasi dengan keterbatasan, Arnis bersyukur karena usahanya mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Alhamdulillah omzetnya bagus. Walaupun dengan keterbatasan. Insya Allah ada kehidupan baru di balik musibah ini. Pasti ada peningkatan ekonomi, terutama Indonesia," kata Arnis.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID