Megapolitan . 05/01/2026, 19:42 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
fin.co.id - Intisarinya:
1. Bus wisata asal Metro, Lampung, dilalap api saat melaju di Tol Cikampek.
2. Seluruh 34 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat berkat respons cepat petugas PJR.
3. Penyebab sementara kebakaran diduga berasal dari korsleting pada sistem suara (sound system) bus.
Situasi mencekam terjadi di ruas Tol Cikampek pada Senin sore, ketika sebuah bus wisata yang mengangkut puluhan penumpang tiba-tiba terbakar hebat.
Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 17.35 WIB, tepatnya di Kilometer (KM) 06A arah Jakarta menuju Cikampek. Api yang membumbung tinggi membuat pengendara lain waspada dan segera melaporkan kejadian ini.
Menurut Kompol Sandy Titah Nugraha, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek, insiden ini bermula ketika pengemudi bus menyadari adanya asap yang keluar dari bagian samping belakang sebelah kanan kendaraannya. Tanpa menunda, sang sopir segera menepikan bus ke bahu jalan. Menanggapi laporan darurat tersebut, petugas PJR Cikampek yang sedang berpatroli langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Tim patroli tidak membuang waktu. Setibanya di titik api, mereka segera mengamankan area sekitar untuk mencegah penyebaran api lebih lanjut dan, yang terpenting, membantu mengevakuasi seluruh penumpang yang ada di dalam bus. "Tim Patroli telah mengevakuasi 34 penumpang ke tempat aman, mengingat api semakin cepat membesar," ungkap Kompol Sandy. Upaya sigap inilah yang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka serius di antara penumpang bus tersebut.
Informasi yang dihimpun dari sopir bus mengungkapkan bahwa api diduga kuat berasal dari korsleting pada sistem audio atau sound system kendaraan. Kebetulan, bus wisata ini membawa rombongan yang berasal dari Metro, Lampung. Tujuan mereka adalah untuk melakukan ziarah ke Makam Wali Songo, sebuah agenda keagamaan yang penting bagi banyak peziarah. Ironisnya, perjalanan spiritual yang penuh harapan ini harus terganggu oleh musibah kebakaran yang tidak terduga.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media