Ekonomi . 06/01/2026, 13:14 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Pasar emas kembali memanas. Harga emas Pegadaian hari ini langsung mencuri perhatian pelaku pasar setelah dua produk andalannya, UBS dan Galeri24, kompak mengalami lonjakan signifikan. Data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa, 06 Januari 2025 menunjukkan kenaikan harga yang tidak bisa dianggap remeh, terutama bagi investor ritel yang mengandalkan emas sebagai aset lindung nilai.
Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian tipis. Pergerakan harga menunjukkan sinyal kuat bahwa emas kembali menjadi incaran di tengah dinamika pasar yang fluktuatif. Tak heran, banyak investor mulai menghitung ulang strategi beli sebelum harga bergerak lebih jauh.
Emas Galeri24 mencatatkan kenaikan harga yang cukup solid. Harga jual emas Galeri24 naik dari sebelumnya Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Artinya, terjadi lonjakan Rp34.000 hanya dalam satu hari.
Pergerakan ini membuat emas Galeri24 semakin menarik, terutama bagi pembeli yang mengincar fleksibilitas ukuran. Pegadaian menjual emas Galeri24 mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Pilihan ini memberi ruang luas bagi investor pemula maupun pembeli bermodal besar.
Berikut daftar lengkap harga emas Galeri24 terbaru di Pegadaian:
Kenaikan harga ini membuat banyak investor mulai mempertimbangkan pembelian dalam jumlah kecil sebagai langkah antisipasi, terutama bagi mereka yang rutin menabung emas.
Tak mau kalah, harga emas UBS justru mencatat kenaikan lebih agresif. Harga emas UBS naik dari Rp2.559.000 menjadi Rp2.612.000 per gram. Dengan kata lain, harga emas UBS melonjak Rp53.000 per gram, lebih tinggi dibandingkan Galeri24.
Lonjakan ini langsung memicu perhatian pasar karena UBS dikenal sebagai salah satu produk emas favorit di Pegadaian. Emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram, cocok untuk berbagai profil investor.
Berikut rincian harga emas UBS terbaru:
Dengan lonjakan sebesar ini, emas UBS semakin mempertegas posisinya sebagai aset yang agresif dalam merespons perubahan harga.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media