Nasional . 06/01/2026, 19:32 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya kesempurnaan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendorong evaluasi mendalam untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan.
Intisari :
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas untuk mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil demi memastikan program berjalan tanpa hambatan dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membeberkan bahwa instruksi Presiden mencakup dua aspek teknis utama dalam evaluasi MBG.
Prasetyo Hadi menjelaskan, "Kalau berkenaan dengan masalah kendala-kendala teknis, setidaknya ada dua (yang dievaluasi)."
Politikus senior Partai Gerindra ini menggarisbawahi bahwa Presiden Prabowo secara spesifik meminta peningkatan disiplin prosedur operasional.
Hal ini didasari oleh temuan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencatat sekitar 15 kejadian pada bulan Desember lalu.
Kejadian tersebut menjadi perhatian serius Presiden, yang menginginkan agar hal serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
“Beliau menghendaki untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan karena menurut catatan dari Kepala BGN, di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian," ujar Prasetyo.
"Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin hal-hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi,” tegasnya.
Menepis kekhawatiran mengenai pendanaan, Prasetyo Hadi memastikan bahwa anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 telah dialokasikan secara memadai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp335 triliun untuk mendukung pelaksanaan program yang sangat krusial ini di tahun mendatang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media