Megapolitan . 06/01/2026, 18:40 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin untuk digunakan sebagai fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) telah mencapai progres 95 persen. Hal ini disampaikan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid saat melakukan tinjauan langsung terhadap kesiapan lokasi, Selasa, 6 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan yang masih berlangsung adalah tahap pematangan dan pemadatan akhir lahan. Proses tersebut mengalami sedikit kendala akibat kondisi cuaca musim hujan, namun upaya penanganannya telah berjalan dengan baik.
“Memang ada sedikit kendala karena faktor cuaca, tetapi kita lihat sudah ada upaya yang sangat baik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk penutupan gunungan dan timbunan sampah dengan geomembran. Ini merupakan langkah positif dalam pengelolaan TPA,” ucapnya.
Setelah seluruh proses pematangan dan pemadatan selesai, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera melaporkan kesiapan lokasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai langkah berikutnya dalam pembangunan PSEL.
Mengenai pasokan sampah, pihaknya menegaskan bahwa volume sampah di Kabupaten Tangerang mencukupi untuk mendukung operasional PSEL. Kebutuhan minimal fasilitas tersebut adalah 1.000 ton sampah per hari, sementara saat ini Kabupaten Tangerang menghasilkan sekitar 2.700 ton sampah per hari. Ke depan, akan dilakukan kolaborasi dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan untuk pasokan sampah tambahan.
“Harapan kami, pengolahan sampah menjadi tenaga listrik ini dapat berjalan tertib, optimal, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta lingkungan,” pungkas Maesyal Rasyid, menambahkan bahwa PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media