Viral . 09/01/2026, 09:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Sosok perempuan bernama Khairun Nisa mendadak viral di media sosial setelah kedapatan berpura-pura menjadi pramugari maskapai Batik Air. Aksi nekat ini terendus saat ia berada dalam sebuah penerbangan, hingga akhirnya diamankan oleh pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Septian, menjelaskan bahwa kecurigaan bermula saat kru kabin melihat kejanggalan pada seragam yang dikenakan Nisa.
"Pada saat melakukan penerbangan Palembang (PLM)-Jakarta (CGK) satu orang wanita atas nama Khairun Nisa ditegur cabin crew pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh Perusahaan PT Lion Grup," ungkap Septian kepada wartawan pada Kamis 8 Januari 2026.
Setelah kecurigaan tersebut muncul, kru kabin langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan maskapai. Begitu pesawat mendarat dan proses penurunan penumpang selesai, Nisa segera dibawa ke Kantor Polresta Bandara Soetta guna penyelidikan lebih lanjut.
Namun, di balik aksi penyamarannya tersebut, terungkap fakta memilukan. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, Nisa ternyata merupakan korban penipuan dengan modus janji palsu bisa masuk menjadi pramugari.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, menyebutkan bahwa Nisa datang dari Palembang ke Jakarta dengan restu ibunya untuk mengejar cita-cita tersebut.
Di Jakarta, ia bertemu seseorang yang menjanjikan posisi pramugari dengan syarat memberikan sejumlah uang.
Yandri membeberkan bahwa Nisa telah menyetorkan uang sebesar Rp30 juta kepada pelaku. Naas, setelah uang tersebut diserahkan, pelaku justru menghilang dan tidak bisa dihubungi lagi.
Situasi inilah yang kemudian mendorong Nisa untuk bersandiwara karena merasa malu telah gagal. Ia bahkan sengaja mengunggah konten di media sosial agar keluarganya percaya bahwa dirinya sudah sukses bekerja di maskapai tersebut.
"Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya yang membantu dia dalam prosesnya itu, dia mengaku ke keluarganya kalau dia sudah bekerja. Di medsosnya juga dia posting biar orang tuanya tahu dia pramugari," kata Yandri.
Atas kejadian ini, Yandri mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap modus penipuan serupa. Ia menekankan agar siapa pun yang memiliki keinginan untuk menjadi pramugari selalu mengikuti prosedur dan aturan resmi yang telah ditentukan oleh perusahaan maskapai. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media