Ekonomi . 12/01/2026, 21:20 WIB

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Kilang Terbesar Indonesia Resmi Beroperasi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur, pada Senin, 12 Januari 2026. Proyek ini merupakan bagian dari penguatan infrastruktur energi nasional.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada hari ini Senin, 12 Januari 2026 saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan," kata Prabowo di Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026.

Prabowo menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas rampungnya proyek kilang tersebut. Menurutnya, beroperasinya RDMP Balikpapan menjadi capaian strategis yang memiliki arti penting bagi kemandirian energi Indonesia.

"Saya menyambut bahagia dan bangga atas yang kita hasilkan hari ini, peresmian ini, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur dan pihak yang bekerja keras sehingga kita bisa berhasil mencapai hal ini. Ini prestasi penting bagi negara dan bangsa," ujar Prabowo.

RDMP Balikpapan diketahui merupakan proyek milik PT Pertamina (Persero) yang kini tercatat sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia. Proyek ini meningkatkan kapasitas pengolahan dari sebelumnya 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mulai dibangun sejak 2019, RDMP Balikpapan mencakup pengembangan sistem penerimaan minyak mentah, fasilitas pengolahan, hingga penguatan keandalan rantai pasok energi secara terintegrasi.

Dengan nilai investasi mencapai sekitar US$ 7,4 miliar atau setara Rp123 triliun, proyek ini ditujukan untuk memodernisasi kilang eksisting. Selain meningkatkan kapasitas pengolahan, RDMP Balikpapan juga diarahkan untuk menghasilkan bahan bakar minyak berkualitas tinggi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus mendorong pengembangan industri hilir petrokimia.

Tak hanya itu, proyek ini turut meningkatkan kapasitas penyimpanan minyak mentah hingga 2 juta barel, sehingga total cadangan crude yang dapat ditampung mencapai 7,6 juta barel.

Prabowo menegaskan bahwa pengoperasian kilang ini menjadi bagian penting dari upaya Indonesia menuju kemandirian energi nasional.

"Kita menuju swasembada energi. Kita mampu. Pertamina harus kembali menjadi agent of development, agent of modernitation," tegas Prabowo.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com