Nasional . 13/01/2026, 12:41 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sekolah kedinasan dinilai unggul karena memiliki sejumlah kelebihan, antara lain:
Kurikulum disesuaikan langsung dengan kebutuhan instansi
Lulusan siap kerja sejak hari pertama
Kompetensi teknis sudah terstandar
Masa adaptasi di lapangan lebih singkat
Dengan sistem tersebut, perencanaan sumber daya manusia (SDM) dapat dilakukan jauh hari dan lebih tepat sasaran.
Pemerintah mencatat masih terdapat kebutuhan besar ASN teknis dan fungsional, terutama di sektor:
Pelayanan publik
Pengawasan dan penegakan aturan
Transportasi dan perhubungan
Keuangan negara
Pemerintahan daerah
Oleh karena itu, lulusan sekolah kedinasan dianggap mampu langsung mengisi posisi strategis tanpa membutuhkan pelatihan tambahan yang panjang.
Meski sekolah kedinasan mendapat porsi perhatian lebih besar, pemerintah menegaskan bahwa jalur pelamar umum CPNS tidak otomatis ditutup.
Namun, pembukaan formasi CPNS jalur umum akan sangat bergantung pada hasil analisis kebutuhan nasional. Jika kebutuhan ASN dinilai dapat dipenuhi dari jalur tertentu, maka formasi umum bisa saja dibatasi.
Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga birokrasi tetap ramping, profesional, dan efektif.
Dengan arah kebijakan yang semakin selektif, calon pelamar CPNS 2026 jalur umum diimbau untuk:
Lebih cermat memilih formasi
Aktif mengikuti informasi resmi pemerintah
Meningkatkan kompetensi dan sertifikasi pendukung
Tidak menjadikan CPNS sebagai satu-satunya pilihan karier
Pemerintah mendorong masyarakat untuk lebih adaptif terhadap perubahan sistem rekrutmen ASN.
Dalam perkembangan lain, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan kepastian penting terkait status tenaga honorer di instansi pemerintah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media