Pendidikan . 16/01/2026, 17:22 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan arah kebijakan pendidikan yang lebih tegas dan strategis.
Salah satu langkah besarnya adalah permintaan agar 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dialokasikan khusus untuk mahasiswa yang menempuh jurusan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin menjadikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai tulang punggung pembangunan nasional ke depan.
Arahan tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo saat mengundang ribuan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 15 Januari 2026.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, Presiden secara eksplisit meminta agar porsi penerima LPDP dari jalur STEM diperbesar secara signifikan.
“Beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM. Tadi beliau berharap bisa mencapai di atas 80 persen,” ujar Prasetyo.
Permintaan Presiden Prabowo tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Prasetyo, pemerintah menilai Indonesia masih tertinggal dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi jika dibandingkan dengan negara-negara maju.
“Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.
Jurusan STEM dianggap memiliki peran krusial dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang industri, teknologi digital, kecerdasan buatan, energi, kesehatan, hingga pertahanan. Pemerintah menilai investasi besar pada pendidikan STEM akan berdampak langsung pada daya saing nasional dalam jangka panjang.
Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, pemerintah kini tengah menghitung ulang komposisi alokasi beasiswa LPDP.
Prasetyo menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa di Indonesia saat ini mencapai 9,9 juta orang, namun yang mendapatkan beasiswa baru sekitar 1,1 juta mahasiswa.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media