Megapolitan . 18/01/2026, 15:33 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid resmi membuka Lokakarya Adat Seni Budaya Warga Masyarakat Tangerang yang diselenggarakan oleh Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI). Acara berlangsung di Aula Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Minggu pagi.
Dalam sambutan pembukaan, Bupati Maesyal menekankan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki kekayaan keberagaman yang meliputi adat istiadat, seni tradisi, hingga kearifan lokal – yang menjadi pijakan utama dalam pembangunan daerah.
"Kabupaten Tangerang memiliki keberagaman adat dan seni budaya yang sangat kaya. Ini merupakan modal sosial yang besar untuk membangun daerah yang harmonis, berkarakter, dan berdaya saing," ujarnya.
Menurutnya, adat dan seni budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan menyimpan nilai-nilai luhur yang harus diwariskan kepada generasi muda.
"Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang harus kita tanamkan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri," tegas Bupati Maesyal.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berkomitmen mendukung pengembangan dan pelestarian seni budaya melalui berbagai program serta kolaborasi lintas sektor.
"Kita akan terus hadir dengan kebijakan, program, dan sinergi bersama komunitas budaya, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat," tandasnya.
Bupati berharap lokakarya ini dapat menghasilkan gagasan konstruktif dan rekomendasi aplikatif yang menjadi rujukan kebijakan pelestarian budaya di masa mendatang.
"Saya berharap dari lokakarya ini lahir langkah nyata demi kemajuan budaya di Kabupaten Tangerang," harapnya.
Selain itu, Bupati juga mengapresiasi inisiatif HMMI yang telah menyelenggarakan kegiatan sebagai wadah diskusi dan perumusan strategi pelestarian budaya.
"Terima kasih kepada HMMI yang telah memberikan ruang untuk bertukar gagasan dan merumuskan langkah konkret dalam melestarikan warisan budaya kita," ucapnya.
Acara dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain perwakilan Forkopimda, Plh. Sekda Iwan Firmansyah, perwakilan pemerintah provinsi dan daerah, tokoh adat, tokoh seni dan budaya, budayawan, akademisi, serta elemen masyarakat yang peduli terhadap pelestarian budaya lokal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media