Pendidikan . 18/01/2026, 21:25 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Jepang secara resmi membuka peluang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia untuk magang di Negeri Sakura, khususnya untuk bertukar ilmu dan pengalaman terkait pengelolaan program makan bergizi di sekolah.
Peluang tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Delegasi Kamar Dagang Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI), Hayashi Hiroto, saat melakukan kunjungan kerja ke Depok, Jawa Barat.
“Kami menawarkan program magang bagi siswa SMK serta pelatihan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari transfer of knowledge,” ujar Hayashi
Hayashi menjelaskan, Jepang telah menjalankan program makan siang sekolah sejak tahun 1889, atau lebih dari 137 tahun lalu.
Program ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas gizi, kesehatan, dan kedisiplinan siswa di Jepang.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Jepang menilai sistem MBG yang tengah dikembangkan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan, khususnya dari aspek keamanan pangan dan standar pengolahan makanan.
“Pengalaman Jepang dalam menjalankan program makan siang sekolah cukup relevan sebagai referensi untuk peningkatan keamanan pangan MBG di Indonesia,” kata Hayashi.
Dalam kunjungannya, delegasi JCCI juga mempelajari langsung petunjuk teknis dan standar operasional MBG yang diterapkan pemerintah Indonesia.
Menurut Hayashi, standar yang diterapkan Indonesia saat ini sudah tergolong tinggi dan hampir setara dengan Jepang.
Namun, ia menyoroti satu perbedaan penting, yakni pada tahap memasak dan pengendalian suhu makanan.
“Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan makanan benar-benar aman dikonsumsi,” jelasnya.
Pengendalian suhu ini menjadi salah satu praktik penting yang ditawarkan Jepang untuk dibagikan kepada Indonesia melalui program magang dan pelatihan.
Program magang yang ditawarkan Jepang membuka kesempatan bagi siswa SMK Indonesia, khususnya yang berasal dari jurusan tata boga, teknologi pangan, hingga agribisnis, untuk belajar langsung di dapur-dapur sekolah Jepang.
Melalui magang tersebut, siswa diharapkan:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media