Pendidikan . 19/01/2026, 19:17 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Kami akan perhatikan roadmap dan path career-nya. Kami ingin SDM yang nantinya benar-benar bisa memberi perubahan positif bagi masyarakat transmigran,” papar Iftitah.
Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap beasiswa tidak hanya menghasilkan lulusan pintar, tetapi juga berkomitmen membangun daerah dan masyarakat.
Keunikan Beasiswa Patriot terletak pada konsep Kampus Patriot, yakni kampus khusus yang sedang dibangun oleh Kementrans RI di tiga wilayah strategis Indonesia, yaitu:
Batam, Kepulauan Riau
Mamuju, Sulawesi Barat
Merauke, Papua Selatan
Ketiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi unggulan daerah masing-masing.
Batam dinilai memiliki kekuatan besar di sektor industri, perikanan, dan kelautan. Sementara Mamuju diproyeksikan sebagai pusat pengembangan logam tanah jarang (rare-earth metals) serta pertanian. Adapun Merauke memiliki potensi besar di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
Mahasiswa penerima Beasiswa Patriot nantinya akan menjalani pendidikan dengan pendekatan berbasis kebutuhan dan potensi wilayah tersebut.
Saat ini, Kementrans tengah mengebut pembahasan detail teknis pelaksanaan program, mulai dari pilihan program studi, besaran insentif, hingga syarat lanjutan yang harus dipenuhi peserta.
“Nanti akan kami diskusikan lebih intens, termasuk program studi, insentif, dan langkah-langkah selanjutnya. Yang pasti, Beasiswa Patriot akan kami launching bulan depan,” pungkasnya. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media