Ekonomi . 20/01/2026, 11:18 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Pergerakan harga emas kembali memancing perhatian pasar. Pada perdagangan Selasa, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami kenaikan, memperkuat sinyal bahwa logam mulia masih menjadi aset yang diburu investor dan masyarakat.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp2.000, dari sebelumnya Rp2.703.000 menjadi Rp2.705.000 per gram. Kenaikan ini memang terlihat tipis, namun cukup untuk memicu minat beli, terutama bagi pemburu emas jangka panjang.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga bergerak naik. Pada hari yang sama, harga jual kembali emas batangan tercatat berada di level Rp2.546.000 per gram. Artinya, pemilik emas yang ingin melepas asetnya hari ini akan mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan harga emas Antam hari ini menandakan bahwa permintaan terhadap aset lindung nilai tetap terjaga. Meski kenaikannya relatif kecil, pergerakan harga ini sering menjadi sinyal awal bagi investor untuk menentukan strategi berikutnya, baik menambah koleksi emas maupun menahan aset yang sudah dimiliki.
Bagi investor ritel, perubahan harga Rp2.000 per gram mungkin terasa sepele. Namun, pada pembelian gramasi besar, selisih harga tersebut bisa berdampak signifikan terhadap total nilai transaksi.
Mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dikenakan pajak. Ketentuan ini berlaku untuk semua jenis emas, mulai dari ukuran kecil hingga gramasi besar.
Untuk penjualan emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta, pemerintah memberlakukan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan ketentuan sebagai berikut:
Dengan demikian, dana yang diterima investor sudah dalam kondisi bersih setelah pemotongan pajak.
Selain harga emas 1 gram, Logam Mulia juga mencatat harga emas Antam untuk berbagai ukuran. Berikut daftar harga emas batangan Antam terbaru yang berlaku pada Selasa:
Daftar harga ini sering menjadi acuan utama bagi investor yang ingin menyesuaikan pembelian berdasarkan modal dan tujuan investasi jangka panjang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media