Megapolitan . 22/01/2026, 13:25 WIB

Dari Ketahanan Menuju Daulat Pangan, Kecamatan Tigaraksa Gelar Musrenbang 2027

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Pemerintah Kecamatan Tigaraksa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2027 pada Kamis (22/01/2026). Dalam forum ini, optimalisasi ketahanan pangan, sektor industri dan perdagangan, menjadi fokus pembangunan di wilayah ibukota Kabupaten Tangerang tersebut.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menegaskan bahwa arah kebijakan tahun ini tidak lagi hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan bergeser pada pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal.

Salah satu capaian yang menonjol adalah keberhasilan program ketahanan pangan. Cucu menjelaskan bahwa sinergi dengan pihak Kepolisian telah membuahkan hasil nyata, di antaranya pemanfaatan lahan seluas 2 hektare di tiap desa dari total 12 desa yang ada.

"Jika ditotal dari program desa saja sudah 24 hektare, ditambah lagi program ketahanan pangan bersama Bapak Kapolri seluas 50 hektare. Potensinya luar biasa. Kami optimis Tigaraksa bukan lagi sekadar menjaga ketahanan pangan, tapi menuju daulat pangan," tegas Cucu Abdurrosyied sembari menegaskan produk unggulan seperti Melon dari Desa Sodong pun menjadi bukti nyata bahwa sektor agrowisata (eduwisata) mulai tumbuh subur di wilayah tersebut.

Terkait infrastruktur, fokus utama dialihkan pada penataan titik rawan banjir. Keberhasilan pembangunan Embung Tigaraksa tahap pertama terbukti efektif mengatasi banjir di Perumahan Puri.

"Tahap satu sudah berhasil mengatasi banjir. Di tahap kedua nanti, Embung ini akan kita kembangkan menjadi destinasi wisata baru. Jadi fungsinya ganda: sebagai pengendali air sekaligus motor ekonomi kreatif masyarakat," tambahnya.

Selain itu, agar pusat keramaian tidak menumpuk di area Pusat Pemerintahan (Puspem) atau Alun-alun saja, pihak kecamatan mendorong pembangunan gerai-gerai UMKM di berbagai desa seperti Kadu Agung dan Sodong.

Mengenai pagu anggaran, Cucu mengungkapkan bahwa berdasarkan hitungan tim teknis di lapangan, pihaknya mengusulkan anggaran sekitar Rp40 Miliar untuk 50 usulan skala prioritas.

"Kami optimis usulan ini akan terealisasi karena sudah melalui kajian mendalam dan selaras dengan RPJMD serta pokok pikiran DPRD. Ini bukan sekadar seremonial, tapi program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Cucu juga memberikan edukasi terkait pembagian kewenangan pembangunan jalan. Ia menjelaskan bahwa perbaikan di jalur utama seperti Jalan Syekh Mubarok, Kimas Laeng, dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, sehingga masyarakat diharapkan memahami alur birokrasi yang ada. 

DPRD Siap Kawal 50 Usulan Prioritas

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rojab, menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan yang telah dirumuskan demi kemajuan wilayah ibukota kabupaten tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim perumus yang telah melakukan pembahasan mendalam bahkan sebelum forum Musrenbang digelar.

"Saya menerima laporan bahwa pembahasan di tingkat Pra-Musrenbang saja memakan waktu hingga tiga hari. Hal ini menunjukkan bahwa 50 program yang direncanakan untuk tahun 2027 adalah hasil rumusan yang matang untuk menjawab kebutuhan dan tantangan nyata di Tigaraksa," tuturnya.

Sebagai wakil rakyat, ia menjamin bahwa lima anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Tigaraksa akan mengoptimalkan peran pengawasan dan penganggaran. Sinergi antara usulan dari para Kepala Desa, Lurah, dan Camat akan menjadi prioritas yang diperjuangkan di tingkat kabupaten.

"Tugas kami sekarang adalah mengawal. Saya yakin usulan yang dipaparkan Pak Camat adalah skala prioritas. Kami akan pastikan program-program ini masuk dan terealisasi agar Tigaraksa ke depan jauh lebih tertata," tambahnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com