Nasional . 22/01/2026, 09:00 WIB

Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran Berstandar Dunia pada 2028

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Intisari Berita:

  • Presiden Prabowo merencanakan pembangunan 10 kampus baru bidang kedokteran dan STEM bekerja sama dengan Inggris.
  • Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus mengatasi kekurangan tenaga medis.
  • Kampus berstandar internasional ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada 2028.

fin.co.id -  Presiden Prabowo Subianto akan merevolusi dunia pendidikan tinggi di tanah air melalui kolaborasi strategis dengan Inggris Raya.

Dalam kunjungannya ke London, Kepala Negara menyatakan komitmennya untuk membangun sepuluh kampus baru yang fokus pada bidang kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa rencana ini dimatangkan saat Presiden bertemu dengan pimpinan dari 24 universitas bergengsi dunia, termasuk Oxford dan Cambridge, dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di Lancaster House.

Pertemuan intensif selama dua jam tersebut menjadi pintu masuk bagi peningkatan kualitas universitas di Indonesia agar mampu bersaing di kancah global.

"Bapak Presiden ingin membuat sepuluh kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran. Kemudian di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM), itu nanti beliau akan buat di Indonesia," ujar Teddy saat memberikan keterangan di Bandara London Stansted.

Harapan besar disematkan pada kerja sama ini, terutama untuk mendongkrak peringkat universitas nasional melalui kehadiran institusi berstandar dunia.

Teddy juga mencatat kehadiran Menteri Pendidikan Inggris dan perwakilan Russell Group dalam forum tersebut sebagai sinyal positif bagi masa depan pendidikan Indonesia.

"Kemarin ada Menteri Pendidikan UK juga, kemudian ada dari Russell Group, top university. Harapannya ranking universitas di Indonesia bisa naik di level dunia," tambah Teddy.

Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran Berstandar Dunia pada 2028

Presiden Prabowo Subianto (kiri) disambut Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Britania Raya (dua kanan) di Bandara Stansted, London, Inggris

Fokus utama pembangunan kampus kedokteran ini didasari oleh fakta bahwa Indonesia masih mengalami krisis tenaga medis. Presiden Prabowo menyoroti kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara kapasitas kelulusan saat ini baru mencapai angka 9.000 per tahun.

Pembangunan sepuluh universitas baru yang mencakup kedokteran gigi dan farmasi ini diharapkan menjadi solusi konkret atas masalah tersebut.

Seluruh kampus baru ini nantinya akan beroperasi dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar utama.

Mahasiswa yang terpilih merupakan lulusan terbaik yang akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah, lengkap dengan pelatihan bahasa Inggris intensif serta penerapan standar IELTS hasil kerja sama dengan British Council.

Tidak hanya fasilitas, Presiden juga membuka lebar pintu bagi para pengajar dan profesor asing untuk mengajar di Indonesia melalui skema profesor tamu. Presiden optimis persiapan matang ini akan membuahkan hasil sehingga pada tahun 2028, kampus-kampus tersebut sudah bisa menerima mahasiswa angkatan pertama.

"Dan pada awal tahun 2028, kita bisa memiliki kelompok pertama di Indonesia. Jadi rencananya adalah untuk membangun sebuah kawasan yang terdiri dari universitas-universitas ini, dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia," tutur Presiden Prabowo. *


           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com