Nasional . 23/01/2026, 20:15 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan klaim ambisius terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di hadapan para pemimpin dunia di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026, Prabowo menyebut kapasitas produksi MBG akan melampaui produksi harian McDonald’s secara global.
Menurut Prabowo, MBG kini telah menjangkau puluhan juta penerima setiap hari. Jumlah itu akan terus ditingkatkan. Targetnya menjangkau seluruh kelompok sasaran nasional.
“Dalam waktu sekitar satu bulan, produksi kami akan melampaui jaringan makanan cepat saji terbesar di dunia McDonald’s,” tegas Prabowo dalam pidatonya.
Kepala Negara mengungkapkan saat ini MBG telah memproduksi sekitar 59,8 juta porsi makanan per hari.
Makanan tersebut didistribusikan kepada anak-anak, ibu hamil dan menyusui. Termasuk lansia yang hidup sendiri di berbagai wilayah Indonesia.
Target jangka pendek pemerintah adalah meningkatkan kapasitas menjadi 68 juta porsi per hari. Pada akhir tahun ini mencapai 82,9 juta porsi makanan setiap hari.
“Semua anak Indonesia, sejak masih dalam kandungan hingga usia 18 tahun, mendapatkan manfaat nyata dari program ini,” papar Prabowo.
Prabowo menekankan keberhasilan MBG tidak lepas dari reformasi besar dalam pengelolaan keuangan negara.
Pemerintah melakukan pemangkasan agresif terhadap program yang dinilai kurang efektif di awal masa pemerintahan.
“Dalam dua bulan pertama, kami berhasil menghemat sekitar USD18 miliar dan mengalihkan anggaran tersebut ke program yang langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Unit
Program MBG resmi dimulai pada 6 Januari 2025. Pada hari pertama, operasional dijalankan 190 dapur dengan produksi sekitar 570 ribu porsi makanan per hari.
Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah dapur melonjak tajam menjadi 21.102 dapur MBG yang tersebar dari kota besar hingga wilayah terpencil di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media