Ekonomi . 25/01/2026, 09:47 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Pergerakan harga emas di Pegadaian kembali bikin pasar siaga. Pada Minggu, dua produk logam mulia andalan, emas Galeri24 dan emas UBS, sama-sama mencatatkan kenaikan harga dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini langsung menarik perhatian investor ritel yang terus berburu aset aman di tengah dinamika pasar.
Mengacu pada laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 dan UBS menunjukkan tren searah. Kondisi ini menandakan minat terhadap emas fisik masih terjaga kuat, terutama di kalangan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai jangka menengah hingga panjang.
Harga jual emas Galeri24 kembali naik. Jika sebelumnya berada di level Rp2.915.000 per gram, kini harganya melonjak menjadi Rp2.925.000 per gram. Artinya, terjadi kenaikan Rp10.000 per gram hanya dalam sehari.
Galeri24 menawarkan variasi ukuran yang sangat luas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Fleksibilitas ukuran ini membuat produk Galeri24 banyak diburu, baik oleh pemula yang ingin mencoba investasi emas maupun investor besar yang memburu emas batangan ukuran jumbo.
Berikut daftar lengkap harga emas Galeri24 terbaru di Pegadaian:
Dengan harga tersebut, emas Galeri24 masih menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang mengutamakan ketersediaan ukuran dan kemudahan transaksi di Pegadaian.
Tak mau kalah, harga emas UBS juga bergerak naik dengan kenaikan yang bahkan lebih agresif. Dari sebelumnya Rp2.956.000 per gram, kini emas UBS dijual di level Rp2.974.000 per gram. Artinya, terjadi lonjakan Rp18.000 per gram.
UBS memasarkan emas batangan dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Produk ini dikenal luas di kalangan investor yang mengejar emas fisik dengan desain dan kualitas yang konsisten.
Berikut rincian harga emas UBS terbaru:
Kenaikan harga UBS ini membuat selisih dengan Galeri24 tetap terjaga, namun sama-sama menunjukkan tren yang solid.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media