Politik . 27/01/2026, 16:26 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Adies Kadir resmi ditetapkan sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Pengesahan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna DPR RI, Selasa, 27 Januari 2026.
"Selanjutnya kami menanyakan kembali kepada sidang dewan yang terhormat terhadap laporan Komisi III atas usulan pengganti hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi yang berasal dari usulan lembaga DPR RI, yang menyetujui saudara prof Adies Kadir sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi, usul DPR RI sekaligus mencabut keputusan DPR RI nomor 11/DPR/1/2025-2026 tentang persetujuan DPR terhadap pergantuan hakim konstitusi pada mahkamah konstitusi yang berasal dari lembaga DPR, apakah dapat disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, Selasa, 27 Januari 2026.
"Setuju," sahut peserta rapat paripurna.
Nama Adies Kadir sebelumnya sempat ramai dibicarakan publik setelah pernyataannya terkait tunjangan anggota DPR menuai perhatian luas pada akhir Agustus 2025. Dalam wawancara dengan awak media pada Selasa, 19 Agustus 2025, ia menyampaikan bahwa anggota DPR memang menerima kenaikan sejumlah tunjangan.
Salah satu yang disorot adalah tunjangan beras yang disebut mengalami peningkatan, dari sekitar Rp10 juta menjadi Rp12 juta setiap bulan. Pernyataan tersebut berujung pada penonaktifan sementara dirinya dari jabatan.
Namun demikian, pada Rabu, 5 November 2025, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutuskan tidak menjatuhkan sanksi kepada Adies Kadir. MKD menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran dalam pernyataan yang disampaikannya.
Profil Adies Kadir
Berdasarkan informasi dari laman resmi DPR RI, Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968.
Masa pendidikannya dimulai di SMAN 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia kemudian menyelesaikan studi sarjana Teknik Sipil di Universitas Wijaya Kusuma pada periode 1987–1993. Setelah itu, Adies melanjutkan pendidikan sarjana hukum di Universitas Merdeka Surabaya dari 1993 hingga 2003.
Jenjang pendidikan hukumnya berlanjut ke program magister di Universitas Merdeka Malang pada 2006–2007. Ia juga meraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada periode 2011–2017.
Karier Profesional
Sebelum aktif di dunia politik, Adies Kadir berkiprah di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Site Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk pada 1992–1996. Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Project Manager di PT Surya Inti Permata Tbk pada 1996–1999.
Berikut perjalanan karier profesional Adies Kadir:
1. PT Lamicitra Nusantara Tbk, Site Manager (1992–1996)
2. PT Surya Inti Permata Tbk, Project Manager (1996–1999)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media