Ekonomi . 29/01/2026, 18:21 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Beliau segera memberikan instruksi tegas kepada jajaran otoritas bursa.
Rosan meminta BEI untuk tidak main-main dalam menyikapi masalah ini.
Ia menekankan pentingnya segera menuntaskan segala masukan yang telah disampaikan oleh MSCI.
Menurut pandangan Rosan, kegaduhan yang terjadi saat ini memiliki sumber utama yang jelas.
Masalah tersebut terletak pada isu transparansi dan akuntabilitas, yang ternyata sudah menggantung dan menjadi perhatian selama beberapa bulan terakhir.
"IHSG turun, red. karena trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report ya," tegas Rosan Roeslani di Jakarta pada Kamis (29/1/2026).
Beliau melanjutkan, "Memang, bursa kita diharapkan lebih transparan lagi.
Ini sebetulnya sudah ada, kita harus segera tindak lanjuti ini, karena ini sudah beberapa bulan ya kalau saya lihat.
Jadi, ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas."
Rosan sangat memahami betul posisi MSCI.
Beliau menyadari bahwa MSCI merupakan kiblat atau acuan utama bagi para pengelola dana jumbo di seluruh penjuru dunia.
Jika laporan dari MSCI bernada miring atau kurang positif, maka aliran modal asing (inflow) yang masuk ke Indonesia akan berada dalam ancaman serius.
Hal ini bisa berdampak negatif pada stabilitas ekonomi negara.
Meskipun layar perdagangan saham saat ini dipenuhi dengan warna merah yang menandakan penurunan, Rosan berusaha memberikan ketenangan kepada publik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media