Nasional . 29/01/2026, 21:44 WIB

Suplai Menu MBG Diduga Sebabkan Keracunan Massal, SPPG Purwosari Minta Maaf

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah harus dirawat di rumah sakit usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari di Kabupaten Kudus.

Ratusan siswa tersebut diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG berupa soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge. Menyikapi kondisi ini, SPPG Purwosari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," kata Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, Kamis, 29 Januari 2026, dikutip Antara.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG, sehingga belum bisa menyimpulkan penyebabnya.

Menurutnya, dari sisi kandungan gizi, menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan dengan standar, yakni energi sebesar 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. Serta dilengkapi sambal kecap, berbeda dengan menu SD.

Kronologi Dugaan Keracunan Akibat Menu MBG

Nasihul menjelaskan, kejadian bermula dari laporan pihak SMA Negeri 2 Kudus yang menginformasikan adanya sejumlah siswa mengalami diare, bahkan satu di antaranya harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Menindaklanjuti laporan tersebut, dia bersama staf, akuntan, ahli gizi, dan asisten laboratorium langsung mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi. Menu MBG yang dikonsumsi saat itu adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge.

"Kami langsung melakukan klarifikasi terkait menu soto ayam suwir. Pada kesempatan itu saya juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab," ujarnya.

Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.

Hingga Kamis (29/1) sore, tercatat jumlah siswa maupun guru dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit mencapai 118 orang.

Ketujuh rumah sakit tersebut, yakni RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com