Nasional . 31/01/2026, 22:30 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Serda Rein merupakan bagian dari 23 prajurit Marinir yang terlibat dalam latihan dan tertimpa bencana alam. Jenazahnya baru berhasil ditemukan hampir sepekan kemudian, setelah proses pencarian yang panjang dan penuh tantangan.
Setelah teridentifikasi, jenazah almarhum diterbangkan ke Gorontalo dan disambut keluarga dengan linangan air mata.
Serda Rein Pasau akhirnya dimakamkan di Pauwo, Kabila, Bone Bolango, Gorontalo, dengan upacara militer penuh kehormatan. Ia dikenal sebagai prajurit berdedikasi yang pernah bertugas dalam Tim Pamtas Papua Nugini (YON KOMLEK 1 Marinir).
Kepulangannya kali ini bukan untuk cuti atau tugas. Melainkan pulang untuk selamanya ke rumah tempat ia dibesarkan.
Gugurnya Pratu Marinir Febri Bramantio dan Serda Mar Rein Pasau meninggalkan luka mendalam. Namun pengabdian, keberanian, dan loyalitas mereka akan selalu dikenang.
Takdir memang tak bisa ditolak. Tetapi doa dan penghormatan akan terus mengiringi langkah mereka di keabadian.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media