Hukum dan Kriminal . 31/01/2026, 10:00 WIB

Terungkap! Pelaku Perampokan Sadis di Boyolali yang Tewaskan Anak dan Lukai Ibunya Ditangkap Polisi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Polisi berhasil menangkap pelaku perampokan sadis yang menewaskan seorang anak dan melukai ibunya di Desa Pengkol, Kecamatan Kranggede, Boyolali. Identitas pelaku akhirnya diungkap aparat kepolisian.

“Untuk pelaku berjumlah satu orang dengan inisial A, usia sekitar 30 tahun,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, saat ditemui di rumah duka, Jumat 30 Januari 2026.

Menurut Indra, pelaku berhasil diringkus kurang dari 24 jam setelah korban ditemukan pada Kamis 29 Januati sekitar pukul 15.45 WIB.

Penangkapan dilakukan tim Polres Boyolali bekerja sama dengan Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah di wilayah Kudus pada pagi tadi.

“Saat ini pelaku sedang dalam perjalanan untuk kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengembangan terhadap pelaku tersebut,” kata Indra, yang belum bisa membeberkan detail lebih jauh karena proses penyidikan masih berjalan.

Kapolres Boyolali juga menegaskan bahwa motif pelaku yang membuat Daryanti terluka parah dan menewaskan anaknya yang baru berusia 6 tahun masih belum bisa dijelaskan.

“Rekan-rekan saya harap bersabar dulu karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut, serta pengembangan dari pihak Satreskrim Polres Boyolali,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah aksi perampokan sadis berujung maut menimpa satu keluarga di RT 005 RW 004. Peristiwa ini mengakibatkan seorang bocah laki-laki berinisial AO (6) meninggal dunia, sementara ibunya, Daryanti (34), harus berjuang melewati masa kritis.

Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap melalui kecurigaan sang suami, Purwanto, yang saat kejadian sedang bekerja di Kalimantan.

Karena merasa ada yang tidak beres, ia menghubungi kakaknya, Ngatirin, untuk mengecek kondisi rumah.

Ngatirin menceritakan bahwa ia segera mendatangi lokasi setelah menerima telepon panik dari adik iparnya tersebut.

Namun, pemandangan mengerikan langsung menyambutnya saat menginjakkan kaki di rumah adiknya. Ngatirin menemukan Daryanti sudah dalam keadaan bersimbah darah.

Pencarian berlanjut ke area belakang rumah, di mana Ngatirin menemukan kenyataan yang lebih memilukan. Keponakannya yang masih balita, AO, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi.

Korban ditemukan dalam posisi mengenaskan dengan kepala terbenam di dalam sebuah ember.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, membenarkan kejadian tersebut, bahwa dugaan sementara pelaku beraksi secara tunggal sekitar pukul 15.30 WIB.

Diduga Pelaku masuk ke dalam kediaman korban dan melakukan serangan membabi buta menggunakan senjata tajam.

"Satu korban anak meninggal dunia, sementara ibunya sedang menjalani perawatan intensif di RS Simo karena luka bacok yang cukup serius," jelas AKBP Indra pada Kamis malam.

Kepala Desa Pengkol, Suripno, juga membenarkan insiden yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIB tersebut.

Ia menyebutkan bahwa warga setempat baru mengetahui kejadian itu pada sore hari. Menurutnya, AO merupakan anak kedua dari Daryanti.

“Anaknya yang kedua meninggal di lokasi. Ibunya mengalami luka berat setelah dibacok dan langsung dibawa ke rumah sakit,” kata Suripno.

Beruntung, anak sulung korban yang berinisial CF (11) berhasil selamat. Saat perampokan itu terjadi, CF dilaporkan sedang tidak berada di rumah, sehingga ia terhindar dari sasaran pelaku yang hingga kini identitasnya masih misterius. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com