Nasional . 01/02/2026, 19:46 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Badan Geologi menegaskan bahwa selama aliran air bawah permukaan belum dapat dikendalikan, maka potensi perluasan lubang raksasa masih sangat tinggi.
Pengikisan tebing secara perlahan ke arah samping membuat lubang semakin melebar dan memperbesar risiko kerusakan infrastruktur, termasuk jalan dan permukiman warga.
Sejak 2021, Badan Geologi telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi mitigasi bencana gerakan tanah di Aceh Tengah.
Langkah jangka pendek, antara lain:
Meningkatkan kewaspadaan saat dan setelah hujan lebat
Membuat saluran drainase kedap air menjauhi lereng rawan
Melarang aktivitas di sekitar bibir longsoran
Memasang rambu peringatan dan garis pembatas
Menutup retakan tanah dengan tanah liat agar air tidak meresap
Tidak membangun permukiman di sekitar lokasi bencana
Mempertahankan vegetasi berakar kuat
Mengedukasi masyarakat tentang tanda-tanda awal gerakan tanah
Sementara untuk jangka panjang, Badan Geologi merekomendasikan:
Relokasi jalan menjauhi area gawir longsor
Pembangunan jalan baru dengan mempertimbangkan aspek geologi teknik dan hidrogeologi
Kondisi Kian Mengkhawatirkan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media