Kesehatan . 02/02/2026, 22:39 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Admin
WHO menyatakan bahwa risiko kesehatan masyarakat akibat kejadian ini berada pada kategori moderat di tingkat subnasional India. Namun, untuk tingkat regional dan global, WHO menilai risikonya rendah.
Kabar baiknya, Indian National Centre for Disease Control pada 27 Januari 2026 mengonfirmasi tidak ditemukan kasus lanjutan setelah dua kasus tersebut, menandakan pengendalian wabah berjalan efektif.
Prof. Tjandra menambahkan, WHO telah lama memasukkan virus Nipah sebagai patogen prioritas global. Langkah ini bertujuan mempercepat pengembangan alat diagnosis, vaksin, dan pengobatan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi epidemi dan pandemi di masa depan.
Dengan karakter virus yang mematikan, bersifat zoonosis, dan berpotensi menimbulkan wabah, publik diimbau tetap waspada namun tidak panik, serta terus mengikuti informasi resmi dari otoritas kesehatan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media