Internasional . 02/02/2026, 21:02 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Pihak berwenang Iran telah menangkap empat warga asing yang kewarganegaraannya tidak diungkapkan. Mereka ditangkap karena “terlibat dalam kerusuhan,” sebut laporan televisi pemerintah Iran, Senin, 2 Februari 2026.
“Orang-orang ini ditangkap selama penggerebekan di tempat persembunyian mereka di provinsi Teheran," tambah laporan tersebut. Tidak disebutkan kapan 4 warga asing itu ditangkap.
“Selama penggeledahan tas salah satu tersangka, ditemukan empat granat kejut rakitan, yang digunakan selama kerusuhan dan kekacauan di daerah tersebut,” tambahnya.
Pihak berwenang Iran menuduh Israel dan Amerika Serikat telah terlibat dalam “kerusuhan” yang terjadi sejak akhir tahun lalu.
LSM yang berbasis di luar negeri menuduh pasukan keamanan sengaja menargetkan para pengunjuk rasa dalam gerakan yang mengguncang Republik Islam pada bulan Januari.
Sebelumnya, pada 24 Januari, kantor berita resmi IRNA melaporkan bahwa dua warga asing telah ditangkap di Iran barat.
Sementara itu, seruan untuk penyelidikan independen mengenai jumlah korban tewas selama protes baru-baru ini semakin meningkat di Iran, setelah pemerintah mengatakan akan mengawasi publikasi nama-nama korban tewas.
Langkah pemerintah yang sangat tidak biasa ini, dirancang untuk mencegah klaim bahwa telah terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan dan bahwa sebanyak 30.000 warga Iran telah tewas.
Jumlah korban tewas resmi Iran yang dirilis oleh Yayasan Martir adalah 3.117, termasuk anggota dinas keamanan.
Para reformis Iran mengatakan proses identifikasi yang direncanakan pemerintah tidak cukup transparan dan tidak mungkin mengakhiri perselisihan tentang berapa banyak orang yang telah tewas.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media