Megapolitan . 02/02/2026, 16:27 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Polda Metro Jaya resmi mengawali Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan pendekatan berbeda. Tak sekadar penindakan, operasi tahun ini menitikberatkan edukasi dan pendekatan humanis, khususnya kepada pelajar dan pengguna transportasi publik.
Melalui Satgas Preemtif, kegiatan perdana operasi digelar di lingkungan sekolah dan ruang publik, salah satunya Stasiun Juanda, Jakarta. Langkah ini diambil untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Pendekatan humanis dan komunikatif kami terapkan untuk memperkuat pemahaman keselamatan di jalan raya. Pelajar, pengguna transportasi publik, hingga masyarakat umum kami beri edukasi langsung tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” ujar Komarudin, Senin (2/2/2026).
Pelajar Jadi Fokus
Menurut Komarudin, pelajar merupakan kelompok strategis dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Edukasi yang diberikan sejak bangku sekolah diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif hingga mereka dewasa dan menjadi pengguna jalan aktif.
“Keselamatan berlalu lintas tidak akan terwujud tanpa keterlibatan masyarakat. Karena itu, edukasi di sekolah dan ruang publik sangat efektif untuk menanamkan kesadaran sejak dini,” jelasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polri juga ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra edukatif dan pelindung keselamatan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media