Megapolitan . 02/02/2026, 06:58 WIB

Sudah 5 Hari, Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cengkareng Belum Ditemukan

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Pencarian terhadap Ilham Kaulid (22) yang dilaporkan tenggelam di aliran Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat, masih belum membuahkan hasil hingga hari kelima, Minggu. Tim gabungan terus melakukan penyisiran, namun keberadaan korban belum juga ditemukan.

Komandan Peleton Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, Maulana Syahroni, menyampaikan bahwa area pencarian telah diperluas dari titik awal korban diduga tenggelam. Radius pencarian kini mencapai dua kilometer mengikuti aliran kali.

“Namun, hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Maulana saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu 1 Februari 2026.

Ia menjelaskan, proses pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Salah satu yang paling berpengaruh adalah kondisi debit air yang meningkat seiring masuknya musim hujan. Arus kali yang deras membuat upaya pencarian menjadi lebih sulit bagi tim SAR.

Selain itu, Maulana menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pencarian tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Sesuai ketentuan, operasi SAR memiliki batas waktu maksimal.

“Kami merujuk pada UU Nomor 29 Tahun 2014, di mana operasi SAR dilakukan maksimal selama tujuh hari,” ujarnya.

Sebelumnya, Ilham Kaulid dilaporkan tenggelam di Kali Cengkareng Drain, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu 28 Januari 2026. Korban diduga menceburkan diri ke aliran kali sebelum akhirnya terseret arus.

Rekaman video amatir milik warga memperlihatkan detik-detik sebelum korban tenggelam. Dalam video tersebut, Ilham tampak melambaikan tangan seolah meminta pertolongan saat berada di tengah aliran kali, sebelum akhirnya menghilang terbawa arus.

Salah seorang saksi mata, Suwarno, mengungkapkan bahwa korban diduga melompat dari jembatan. Setelah itu, korban sempat terlihat berusaha bertahan di tengah aliran kali.

“Awalnya loncat dari jembatan. Setelah lewat jembatan, tahu-tahu dia sudah pegangan tiang di tengah. Saya mau nolong pakai getek, tapi belum sempat, dia sudah lepas. Sudah di tengah, masa saya mau nyebur,” ujar Suwarno.

Menurut Suwarno, korban tetap berusaha menyelamatkan diri meski tidak memiliki kemampuan berenang.

“Dia berusaha menyelamatkan diri sebisanya. Tangannya saja,” katanya.

Ia juga menambahkan, warga di sekitar lokasi sebenarnya berniat memberikan pertolongan. Namun, kondisi arus kali yang deras membuat upaya penyelamatan langsung menjadi sangat berisiko.

“Warga sebenarnya mau nolong, tapi dia sudah sampai tengah. Arusnya deras, jadi tidak berani turun,” ujar Suwarno.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com