Kesehatan . 03/02/2026, 23:20 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Hingga saat ini belum muncul laporan adanya warga yang terinfeksi virus Nipah di wilayah Jakarta. Kepastian ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena virus Nipah," ujar Pramono di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa, 3 Februari 2026.
Walaupun situasi saat ini dinyatakan masih terkendali, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko penyebaran virus tersebut.
Pramono menyampaikan bahwa koordinasi terus dilakukan secara intens dengan Menteri Kesehatan RI guna memantau dinamika perkembangan virus Nipah. Ia juga telah mengarahkan Dinas Kesehatan untuk segera mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
"Mudah-mudahan Jakarta segera mengantisipasi untuk itu dan saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera mengatasi, menangani itu," katanya.
Tidak hanya terkait virus Nipah, Pramono turut meminta jajarannya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit lain yang rawan muncul saat musim hujan, salah satunya Leptospirosis, penyakit yang ditularkan melalui paparan urine tikus.
“Mudah-mudahan Jakarta lebih tanggap, karena persoalan yang menyangkut virus Nipah, terus kemudian yang kemarin kencing tikus dan sebagainya, mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta," tandas Pramono.
Virus Nipah adalah penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia hingga antarmanusia. Virus Nipah diketahui telah menelan korban di India.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media