Nasional . 03/02/2026, 12:58 WIB

Sentul MEMANAS! Prabowo Ancam Seret Bos BUMN ke Hukum: Jangan Enak-Anak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Prabowo mengaku menyadari adanya anggapan sinis dari sebagian pihak yang menilai dirinya hanya lantang berbicara di atas podium. Namun, ia justru menjadikan anggapan tersebut sebagai tantangan.

“Kan mereka ejek, Prabowo itu hanya bisa ngomong di podium saja. Oh ya? Ya tunggu saja panggilan,” ucapnya.

Pernyataan itu disambut riuh tepuk tangan peserta Rakornas, menandakan dukungan atas komitmen pemberantasan praktik-praktik yang merugikan negara.

Tak hanya menyasar pimpinan BUMN, Prabowo juga menegaskan bahwa sikap tegas tersebut berlaku untuk siapa pun, termasuk kader dari Partai Gerindra yang merupakan partai pengusungnya.

Ia menolak keras anggapan adanya perlakuan istimewa bagi orang-orang terdekat secara politik.

“Nggak ada urusan saya. Kalau kader Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap saudara-saudara. Jangan macam-macam. Nggak ada itu,” tegas Prabowo.

Menurutnya, hukum harus berdiri di atas semua kepentingan politik dan kekuasaan. Tidak boleh ada satu pun kelompok yang kebal hukum di era pemerintahannya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan prinsip kepemimpinannya. Ia menyatakan bahwa satu-satunya hal yang ia takuti hanyalah Tuhan Yang Maha Esa dan rakyat Indonesia.

Di luar itu, ia memastikan tidak akan ragu mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang melanggar aturan.

“Saya hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Meski bersikap keras, Prabowo juga mengakui sisi kemanusiaannya. Ia mengatakan sering merasa kasihan ketika melihat tokoh-tokoh yang dahulu berpengaruh harus tampil di media massa dengan tangan terborgol dan mengenakan rompi tahanan.

Namun, menurutnya, rasa kasihan tidak boleh mengalahkan supremasi hukum.

“Bukan tidak kasihan. Yang paling kasihan itu keluarganya,” kata Prabowo.

Karena itu, ia mengingatkan semua pejabat agar tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan. Menurutnya, pencegahan terbaik adalah dengan tidak melanggar hukum sejak awal.

Dengan pernyataan ini, Prabowo kembali menegaskan arah pemerintahannya yang berfokus pada penertiban tata kelola BUMN dan penegakan hukum tanpa kompromi. Pesan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa era “main aman” bagi elite pengelola aset negara telah berakhir. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com