Viral . 03/02/2026, 14:13 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Kondisi memilukan kembali mencuat dari Lampung Timur, memperlihatkan puluhan siswa sekolah terpaksa berdesakan di atas rakit kayu reyot untuk menyeberangi Sungai Way Bungur. Video amatir yang viral di media sosial ini membongkar realitas mengerikan akses pendidikan dan ekonomi di Desa Kali Pasir–Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur.
Setiap pagi, pemandangan para pelajar berseragam lengkap mengantre di tepi Sungai Way Bungur menjadi pemandangan rutin yang memilukan.
Mereka tidak punya alternatif lain selain menaiki rakit kayu sederhana yang sama sekali tidak dilengkapi perlengkapan keselamatan.
Tragisnya, rakit yang sama juga digunakan warga untuk menyeberangkan sepeda motor mereka.
Risiko nyawa melayang semakin nyata ketika curah hujan tinggi tiba, membuat debit air sungai melonjak drastis.
Rekaman video yang beredar luas di TikTok, diunggah oleh akun @president_angler_liar, mengungkap betapa rapuhnya infrastruktur di sana.
Satu rakit kayu, berdasarkan kesaksian dalam video, hanya mampu memuat sekitar 20 unit sepeda motor dalam satu kali penyeberangan.
Hal ini menyebabkan penumpukan, antrean panjang, dan kondisi berdesakan bagi warga maupun para pelajar.
Tujuan mereka menyeberang tak lain adalah untuk mencapai fasilitas umum, termasuk sekolah.
Tragedi ini kabarnya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga Way Bungur selama bertahun-tahun.
Tanpa adanya jembatan permanen yang memadai, aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor ekonomi, terus menerus terhambat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media