Ironi NTT dan Kritik Rocky Gerung: Saat Negara Bicara Perdamaian Global dan Pertumbuhan Ekonomi, Anak SD Tak Mampu Beli Pena
Bocah berusia 10 tahun itu diduga mengakhiri hidupnya karena tak sanggup membeli buku dan pena, alat belajar paling dasar dalam sistem pendidikan.
Kronologi Singkat Peristiwa
Korban berinisial YBS, siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, NTT, dilaporkan putus asa setelah ibunya, MGT (47), tak mampu memberikan uang kurang dari Rp10.000 untuk membeli buku dan pena.
Baca Juga
Polisi menyatakan dugaan awal mengarah pada tindakan mengakhiri hidup, meski penyelidikan masih berlangsung. Sejumlah saksi telah diperiksa dan barang bukti berupa pesan tertulis korban diamankan.
Aparat menegaskan proses pendalaman dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi keluarga dan lingkungan sosial.