Megapolitan . 04/02/2026, 20:46 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang mempertegas komitmennya dalam pemerataan akses pendidikan dengan memperluas jangkauan program sekolah gratis bagi lembaga pendidikan swasta.
Setelah menyasar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta umum, kebijakan ini direncanakan akan segera menjangkau Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) secara bertahap.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penyelenggara pendidikan swasta sebagai pilar penting pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya.
"Program sekolah gratis ini kita jalankan bertahap. Setelah SD dan SMP swasta umum, insya Allah Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah juga menjadi sasaran. Ini butuh proses, tapi komitmen kita jelas," ujar Maesyal Rasyid dalam keterangan resminya melalui laman Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Prioritas Anggaran di Tengah Efisiensi
Kabupaten Tangerang tercatat telah mengalokasikan sekitar 25 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sektor pendidikan. Angka ini melampaui mandat minimal nasional sebagai respons atas arahan Presiden terkait pemerataan akses belajar.
Meski terdapat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Maesyal menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. Bahkan, ia memproyeksikan adanya kenaikan alokasi anggaran pada tahun 2027 mendatang untuk memastikan program tersebut menjangkau lebih banyak institusi.
Selain bantuan operasional sekolah, Pemkab Tangerang juga memperkuat program Beasiswa Tangerang Gemilang bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Hingga tahun 2025, sebanyak 235 anak telah menerima bantuan pendidikan penuh hingga jenjang S1. Para penerima beasiswa ini tersebar di berbagai universitas bergengsi, mulai dari institusi dalam negeri seperti IPB dan Untirta, hingga universitas mancanegara seperti Al-Azhar Kairo dan Swiss German University.
“Anak-anak yang tadinya tidak punya harapan, hari ini mimpinya bisa terwujud. Ini yang membuat kita yakin bahwa investasi terbaik adalah pendidikan,” pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media