Nasional . 04/02/2026, 11:44 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Info mudik gratis BUMN 2026 mulai menjadi sorotan masyarakat yang berencana pulang kampung saat Lebaran Idulfitri 2026.
Program tahunan yang selalu dinantikan ini kembali hadir sebagai solusi perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan bebas biaya.
Tahun ini, dua perusahaan pelat merah, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan PT Jasa Tirta II, telah memastikan diri akan menyelenggarakan program mudik gratis BUMN 2026.
Meski demikian, hingga saat ini detail teknis seperti jadwal keberangkatan, syarat pendaftaran, rute perjalanan, hingga kuota peserta masih menunggu pengumuman resmi lanjutan.
Program mudik gratis yang digelar BUMN setiap tahunnya bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya pekerja dan keluarga, agar dapat kembali ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang kerap melonjak menjelang Lebaran.
Tak hanya meringankan biaya, mudik gratis BUMN juga dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan, sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan.
Informasi awal terkait mudik gratis BUMN 2026 disampaikan oleh PT SIER melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka, @sier_id. Dalam unggahan tersebut, PT SIER memastikan akan kembali berpartisipasi dalam program mudik gratis tahun ini.
Namun, hingga kini PT SIER belum merilis detail lengkap terkait:
Tanggal keberangkatan
Syarat dan ketentuan peserta
Mekanisme pendaftaran
Rute dan jumlah kuota
Masyarakat yang berminat mengikuti program ini diimbau untuk memantau akun Instagram resmi PT SIER secara berkala agar tidak ketinggalan informasi saat pendaftaran resmi dibuka.
Selain PT SIER, PT Jasa Tirta II turut mengonfirmasi kesiapan mereka dalam menyelenggarakan mudik gratis BUMN 2026. Pengumuman awal juga disampaikan melalui media sosial resmi perusahaan.
Sama seperti PT SIER, PT Jasa Tirta II belum mengungkap secara rinci:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media