Nasional . 09/02/2026, 20:17 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa diskon tarif tol bukan sekadar potongan harga, tetapi juga bagian dari strategi manajemen lalu lintas.
“Diskon tol bukan hanya soal harga, tapi juga untuk mengatur distribusi waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di hari tertentu,” ujar Rivan, Minggu (8/2/2026).
Empat Ruas Tol Gratis Arus Mudik
Selain diskon tarif, Jasa Marga memastikan akan membuka empat ruas tol fungsional secara gratis selama periode mudik Lebaran 2026. Total panjang ruas tol fungsional ini mencapai 121,64 kilometer, meliputi:
Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan)
Tol Yogyakarta–Bawen segmen Ambarawa–Bawen
Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani
Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap awal Probolinggo–Besuki
Pembukaan tol fungsional gratis ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama mudik.
Sebagai gambaran, pada mudik Lebaran 2025, pemerintah dan badan usaha jalan tol memberikan diskon tarif tol sebesar 20–30 persen. Di Jalan Tol Trans Sumatra, PT Hutama Karya menerapkan diskon 20 persen selama enam hari, yakni empat hari pada arus mudik (24–27 Maret 2025) dan dua hari saat arus balik (8–9 April 2025).
Sementara itu, di Tol Trans Jawa, Jasa Marga bahkan memberikan diskon tambahan hingga 30 persen bagi pemudik yang terdampak rekayasa lalu lintas, khususnya pengalihan arus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Tol Cisumdawu dan Kalihurip Utama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media