Viral . 11/02/2026, 21:37 WIB

1 BABI 5 AYAM! Pandji Pragiwaksono DISIDANG Adat Toraja: BUKAN MENS REA

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Pandji diwajibkan menyediakan 5 ekor ayam dan 1 ekor babi untuk dikorbankan sebagai bagian dari sanksi adat.

Selain sanksi simbolik tersebut, hakim adat juga menyatakan permintaan maaf Pandji telah diterima oleh masyarakat Toraja, bahkan secara simbolik diterima oleh para leluhur.

Dalam keterangannya, Pandji mengakui terdapat informasi yang kurang tepat yang ia peroleh sebelumnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap kritik dan dialog budaya.

“Bukan Mens Rea. Ini untuk pertunjukkan lain yang sudah lama tahun 2013. Kemudian dipermasalahkan sekarang

Ini menjadi catatan saya selalu siap berdialog dan menerima masukan,” ujar Pandji.

Peran Hukum Adat dalam Penyelesaian Konflik

Kasus ini kembali menyoroti peran hukum adat dalam menyelesaikan persoalan sosial dan budaya di Indonesia.

Di Toraja, lembaga adat memiliki kewenangan moral untuk menjaga kehormatan nilai dan tradisi leluhur.

Berbeda dengan sistem peradilan formal negara, mekanisme adat lebih menekankan rekonsiliasi, simbol pemulihan, dan keseimbangan hubungan antara individu dan komunitas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi tetap perlu mempertimbangkan sensitivitas budaya lokal.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com