Pendidikan . 11/02/2026, 15:10 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP menjadi perhatian besar bagi orang tua, guru, hingga siswa di seluruh Indonesia.
Asesmen ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan instrumen penting untuk memetakan kemampuan akademik peserta didik secara nasional.
Karena itu, persiapan menghadapi TKA perlu dilakukan sejak dini agar siswa lebih siap, percaya diri, dan memahami pola soal yang akan dihadapi.
Berbeda dengan ujian kelulusan, TKA tidak menentukan lulus atau tidaknya siswa. Fungsi utamanya adalah sebagai alat diagnosis pendidikan untuk membaca capaian belajar, lalu menjadi dasar evaluasi kualitas pembelajaran di sekolah.
Pemerintah menegaskan bahwa TKA bukan ajang kompetisi antar siswa maupun sekolah.
Hasil TKA digunakan untuk:
Memetakan kemampuan literasi dan numerasi siswa
Mengukur efektivitas pembelajaran di sekolah
Menjadi dasar perbaikan kurikulum dan metode ajar
Membantu pemerintah menyusun kebijakan pendidikan
Dengan kata lain, TKA adalah “foto kondisi pendidikan” yang diambil secara berkala.
Menjelang pelaksanaan TKA 2026, pemerintah melalui lembaga di bawah Kementerian Pendidikan menyediakan simulasi daring gratis.
Fasilitas ini memungkinkan siswa untuk:
Mengenal bentuk soal
Memahami sistem pengerjaan berbasis komputer
Melatih manajemen waktu
Mengurangi rasa gugup saat ujian asli
Simulasi juga membantu guru memetakan kesiapan siswa sebelum hari pelaksanaan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media