Internasional . 12/02/2026, 22:20 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Melalui konten lokal, pelaku usaha bisa menjangkau pelanggan di sekitar toko fisik mereka.
TikTok mengklaim fitur ini mampu mendorong trafik nyata hingga penjualan langsung di dunia offline, terutama untuk restoran, toko ritel, dan penyelenggara acara lokal.
Data ekonomi memperkuat klaim tersebut. Berdasarkan laporan Oxford Economics 2025, TikTok telah digunakan oleh sekitar 7,5 juta bisnis secara global dan secara tidak langsung mendukung lebih dari 28 juta lapangan kerja.
Sementara itu, survei dari Small Business & Entrepreneurship Council menunjukkan:
Sebelum hadir di Amerika Serikat, Local Feed telah lebih dulu diluncurkan di beberapa negara Eropa pada Desember lalu.
Negara seperti Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman menjadi lokasi uji coba awal fitur ini. Respons positif dari pasar Eropa menjadi salah satu alasan TikTok memperluas implementasi Local Feed ke AS.
Dengan Local Feed, TikTok menegaskan pergeseran identitasnya, dari platform hiburan global menjadi ruang interaksi komunitas lokal yang lebih relevan.
Perubahan ini sekaligus memperkuat posisi TikTok di Amerika Serikat, baik sebagai media sosial, alat promosi bisnis, hingga sumber informasi berbasis lokasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media