Internasional . 13/02/2026, 19:27 WIB

Korut Ancam Beri 'Respon Mengerikan' Jika Korsel Terus Kirim Drone Melintasi Perbatasan

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Korea Utara (Korut) mengancam akan memberikan "tanggapan mengerikan" jika mereka mendeteksi lebih banyak drone dari Korea Selatan (Korsel) yang terbang melintasi perbatasan kedua negara.

Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korut, Kim Jong Un, memperingatkan akan adanya konsekuensi berat jika penerobosan drone tersebut tidak berhenti.

"Saya memberikan peringatan sebelumnya, bahwa terulangnya provokasi seperti itu, yang melanggar kedaulatan yang tidak dapat dicabut dari DPRK pasti akan memicu tanggapan yang mengerikan," kata Kim dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

"Kami tidak peduli siapa dalang di balik penyusupan drone ke wilayah udara Korea Utara dan apakah itu individu atau organisasi sipil," lanjutnya.

Bulan lalu, Korut mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone pengintai, sebuah insiden yang mengancam akan merusak upaya Presiden Korsel, Lee Jae Myung untuk memperbaiki hubungan.

Awalnya Seoul membantah keterlibatan resmi apa pun dalam penyusupan drone Januari lalu. Para pejabat Korsel menyatakan bahwa itu adalah pekerjaan warga sipil.

Korsel Pernah Gunakan Drone untuk Sebar Propaganda di Korut

Lee sempat mengkritik pendahulunya karena diduga mengirim drone untuk menyebarkan propaganda di Pyongyang.

Namun, satuan tugas gabungan militer-polisi mengumumkan awal pekan ini, bahwa mereka sedang menyelidiki tiga tentara aktif dan satu staf badan intelijen dalam upaya untuk "menetapkan kebenaran secara menyeluruh".

Keterlibatan pemerintah dalam penyusupan drone Januari lalu akan bertentangan dengan upaya Lee untuk menurunkan ketegangan dengan Pyongyang.

Diduga, pengiriman drone tersebut mungkin merupakan pekerjaan staf pemerintah yang masih setia kepada mantan pemimpin garis keras Yoon Suk Yeol.

Korut Tembak Jatuh Drone Korsel

Pada awal Januari, militer Korut menembak jatuh sebuah drone yang membawa "peralatan pengawasan", sebut laporan KCNA.

Foto-foto menunjukkan puing-puing pesawat bersayap yang berserakan di tanah di samping kumpulan komponen abu-abu dan biru yang diduga termasuk kamera.

Drone tersebut telah menyimpan rekaman "target penting" termasuk daerah perbatasan, kata seorang juru bicara militer saat itu.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com