Nasional . 14/02/2026, 15:35 WIB

7 Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Sah Menurut Ulama

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Dalam susunan ini, kata Ramadhāni dibaca kasrah karena menjadi mudhaf ilaihi serta mengikuti struktur gramatikal berikutnya. Perubahan ini tetap tidak memengaruhi makna niat.

4. Versi Singkat dan Praktis

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

Latin:

Nawaitu shauma Ramadhāna

Arti:

“Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”

Lafal ini lebih ringkas, namun tetap sah selama niat benar-benar dihadirkan dalam hati sebelum berpuasa.

5. Niat dengan Tambahan Kata “Min” atau “’An”

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ

Tambahan kata “min” atau “’an” tetap menunjukkan maksud berpuasa esok hari sebagai bagian dari ibadah Ramadhan.

6. Susunan Alternatif dengan Penekanan Tahun

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com