Ekonomi . 15/02/2026, 18:09 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) baru saja meluncurkan ambisi kolosal untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga menyentuh angka 8 persen. Langkah strategis ini bukan sekadar janji manis, melainkan terwujud dalam rencana konkrit yang mencakup berbagai sektor vital.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, dengan tegas menyatakan bahwa lembaganya sedang menyiapkan serangkaian proyek raksasa. Proyek-proyek ini didesain khusus untuk mengakselerasi proses hilirisasi industri dan mempererat jalinan kemitraan dengan investor kelas dunia. Tujuan utamanya jelas: menciptakan dampak ekonomi yang signifikan dan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Rosan menekankan bahwa setiap investasi yang digagas Danantara Indonesia berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi yang riil. Ini bukan sekadar penyerapan dana, melainkan bagaimana dana tersebut bisa bertransformasi menjadi kemajuan nyata bagi bangsa.
Untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius tersebut, Indonesia diproyeksikan membutuhkan kucuran dana investasi yang tidak sedikit. Angkanya diperkirakan mencapai Rp13.000 triliun, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Angka ini mencakup periode 2025 hingga 2029, sebuah rentang waktu yang krusial untuk pemulihan dan akselerasi ekonomi.
Rosan juga memaparkan data optimis terkait realisasi investasi nasional pada tahun 2025. Angka Rp1.931,2 triliun tercatat sebagai realisasi investasi yang berhasil menyerap 2,7 juta tenaga kerja. Angka ini menunjukkan bahwa momentum investasi sudah mulai terbentuk.
"Investasi yang dijalankan Danantara Indonesia berorientasi pada dampak ekonomi nyata," ujar Rosan Roeslani saat ditemui awak media.
Kini, Danantara Indonesia siap menyajikan deretan investasi bernilai miliaran dolar Amerika Serikat. Proyek-proyek strategis ini merambah berbagai sektor krusial, mulai dari mineral, energi baru terbarukan, agrikultur, hingga infrastruktur digital yang akan menjadi fondasi ekonomi masa depan.
Tak hanya berkutat pada wacana, Danantara Indonesia telah mengantongi daftar rencana investasi yang siap dieksekusi. Kelima poin utama ini menjadi fokus utama radar investasi Danantara:
Pertama, pembangunan fasilitas Waste-to-Energy atau pengolahan sampah menjadi energi. Proyek ini direncanakan tersebar di 33 kota di seluruh penjuru Indonesia, menawarkan solusi ganda untuk masalah sampah dan kebutuhan energi.
Kedua, ekspansi investasi di sektor agrikultur terintegrasi. Peningkatan kapasitas produksi pangan ini tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga menjangkau pasar internasional untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media