Megapolitan . 16/02/2026, 22:28 WIB

Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Majukan Kaum Betawi

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Prmono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memajukan kaum Betawi. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di pelataran Gedung Museum Husni Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada sesepuh Betawi yang hadir hari ini dan hampir. Saya sungguh berharap hal menyangkut soliditas organisasi Kaum Betawi ini segera terselesaikan," ungkap Pramono.

Pramono menyampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta tahun 2007-2012, Fauzi Bowo yang saat ini didapuk menjadi Ketua Dewan Adat Kaum Betawi, bahwa apapun keputusan kongres akan ditindaklanjuti.

Apa yang direkomendasikan Fauzi Bowo akan menjadi referensi organisasi kaum Betawi ke depan.

Selain itu, Pramono juga berharap kerja sama Pemprov DKI Jakarta dan Kaum Betawi bisa mulai berjalan seperti pelestarian cagar budaya, sejarah tokoh betawi, pembinaan sanggar seni, pendidikan muatan lokal dan pembinaan ekonomi kreatif UMKM betawi.

Menurut Pramono, saat ini banyak sekali cagar budaya Betawi di Jakarta yang belum terkelola dengan baik dan membutuhkan penanganan lebih lanjut melalui Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Selain itu, ia telah meminta Sekretaris Daerah DKI Jakarta agar budaya Betawi secara resmi dibukukan agar menjadi pegangan dari generasi ke generasi.

Tokoh Betawi Berperan dalam Pergerakan Kemerdekaan

Pramono menyampaikan bahwa sejumlah figur Betawi mempunyai kontribusi besar dalam perjuangan sosial dan nasional, termasuk pada masa pergerakan menuju kemerdekaan, seperti Ismail Marzuki dan Husni Thamrin.

Karena itu, ia menginginkan agar lebih banyak lagi sosok Betawi lainnya yang ditelusuri serta dipaparkan rekam jejak sejarahnya secara lebih mendalam.

Ia juga menyebutkan bahwa berbagai agenda pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah yang berlangsung di Jakarta, kerap menampilkan unsur budaya Betawi. Hal tersebut, menurutnya, menjadi alasan penting untuk memperkuat keberadaan dan pembinaan sanggar-sanggar seni Betawi.

Selain itu, Pramono berencana mendorong Dinas Pendidikan agar merancang materi muatan lokal dalam kurikulum sekolah dengan melibatkan komunitas Betawi.

Terkait pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis UMKM lokal, ia menilai upaya penguatan masih sangat dibutuhkan. Ia mencontohkan bahwa ragam kuliner khas Betawi banyak yang belum terdokumentasi secara optimal sehingga promosi dan pemasarannya belum berjalan maksimal.

"Mudah-mudahan ini menjadi penguat identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap dikenal budaya Betawinya," ucapnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com