Hukum dan Kriminal . 17/02/2026, 17:44 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz kembali melakukan penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Empat anggota KKB Papua yang diduga merupakan anak buah pimpinan Elkius Kobak berhasil ditangkap di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (17/2/2026).
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kepala Satgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo.
“Empat orang sudah diamankan di Dekai. Dua di antaranya teridentifikasi terlibat dalam aksi pembakaran ruang kelas SMAN 2 Dekai,” ujar Yusuf di Jayapura.
Dua anggota yang telah teridentifikasi dalam aksi kekerasan tersebut berinisial GW dan EH. Mereka diduga terlibat dalam pembakaran ruang kelas di SMAN 2 Dekai yang terjadi pada Sabtu (14/2).
Sementara dua lainnya, BW (25) dan HM (23), masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam sejumlah aksi lain yang dilakukan kelompok tersebut.
“Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan mereka dalam kasus-kasus lainnya,” jelas Yusuf.
Terkait insiden penembakan pesawat milik Smart Air di Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, aparat masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Dalam peristiwa tragis tersebut, dua kru pesawat, Kapten Enggo dan Kapten Baskoro, dilaporkan meninggal dunia. Aparat menduga aksi tersebut juga dilakukan oleh KKB pimpinan Elkius Kobak.
“Hingga kini belum ada pelaku penembakan pesawat yang ditangkap. Tim penegakan hukum masih terus melakukan pengejaran,” tegas Yusuf.
Satgas Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat di Papua.
Aparat keamanan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melaporkan apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Penangkapan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak KKB dan menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Papua Pegunungan dan sekitarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media